<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Impormasi</title>
	<atom:link href="http://impormasi.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://impormasi.web.id</link>
	<description>Web Informasi Indonesia</description>
	<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 02:15:54 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Wanita Perokok Rentan Kena Stroke</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/09/wanita-perokok-rentan-kena-stroke/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/09/wanita-perokok-rentan-kena-stroke/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 02:15:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[ANDA wanita dan punya kebiasaan merokok? Waspadalah, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Amerika Serikat belum lama ini melaporkan, wanita perokok, apalagi yang berusia muda, berisiko dua kali lebih tinggi terkena stroke dibanding nonperokok.
Risiko ini bahkan meningkat hingga 10 kali lipat pada mereka yang dikategorikan perokok berat. Dalam penelitian tersebut, peneliti menganalisis risiko stroke pada partisipan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ANDA wanita dan punya kebiasaan merokok? Waspadalah, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Amerika Serikat belum lama ini melaporkan, wanita perokok, apalagi yang berusia muda, berisiko dua kali lebih tinggi terkena stroke dibanding nonperokok.</p>
<p>Risiko ini bahkan meningkat hingga 10 kali lipat pada mereka yang dikategorikan perokok berat. Dalam penelitian tersebut, peneliti menganalisis risiko stroke pada partisipan wanita usia 15-49 tahun yang merokok sigaret. Partisipan dibedakan atas 466 wanita yang telah didiagnosis stroke, dan 604 wanita yang belum dinyatakan terkena stroke.</p>
<p>&#8220;Potensi untuk menjadi stroke 2,6 kali lebih tinggi pada wanita perokok dibanding mereka yang tidak pernah merokok,&#8221; ujar pimpinan studi, Dr John Cole dari The University of Maryland School of Medicine di Baltimore.</p>
<p>Adapun partisipan wanita yang merokok paling banyak menghadapi risiko stroke tertinggi pula, misalnya, wanita yang merokok sebanyak 21- 39 batang rokok sigaret per hari berisiko 4,3 kali lebih tinggi dibanding non-perokok. Terlebih lagi mereka yang merokok sampai dua pak (40 batang) per hari, berisiko 9,1 kali lebih tinggi dibanding mereka yang sama sekali tak pernah mengisap rokok. Seluruh hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam The American Heart Association&#8217;s Journal Stroke beberapa waktu lalu.</p>
<p>Sudah menjadi rahasia umum, merokok dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Sejatinya, stroke merupakan penyakit yang biasanya menyerang orang lanjut usia (lansia), namun rupanya hal ini juga bisa menyerang kaum muda yang pola hidupnya tidak sehat seperti merokok dan minum-minuman beralkohol. Dengan adanya penelitian ini, masyarakat juga jadi terbuka bahwa frekuensi dan jumlah batang rokok yang dihabiskan ternyata berpengaruh pada derajat potensi stroke.</p>
<p>&#8220;Lebih sering Anda merokok, lebih besar pula peluang terkena stroke. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah berhenti total merokok. Namun, jika belum mampu, kurangi jumlah rokok yang Anda hisap,&#8221; sarannya.</p>
<p>Selain risiko stroke, kanker paru dan kanker hati,para perokok juga harap berhati-hati jika tak ingin pikun. Seorang peneliti dari Belanda melaporkan bahwa peluang para perokok untuk mengalami penyakit Alzheimer atau bentuk demensia (kepikunan) lainnya lebih besar ketimbang mereka yang telah berhenti merokok atau sama sekali belum pernah merokok.</p>
<p>Dr Monique Breteler dan koleganya dari Erasmus Medical Center di Rotterdam Belanda dalam penelitiannya mendapati para perokok berusia di atas 55 tahun kemungkinannya 50% mengalami demensia dibanding non-perokok pada usia yang sama.</p>
<p>Merokok memang tidak memengaruhi risiko terkena Alzheimer pada partisipan yang memiliki gen tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/09/wanita-perokok-rentan-kena-stroke/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kebiasaan Yang Merusak Kulit</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/09/kebiasaan-yang-merusak-kulit/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/09/kebiasaan-yang-merusak-kulit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 02:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>

		<category><![CDATA[kulit]]></category>

		<category><![CDATA[perawatan]]></category>

		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=611</guid>
		<description><![CDATA[Kebiasaan Yang Membahayakan Kulit sendiri, ada beberapa hal kebiasaan yang ternyata justru dapat membahayakan kesehatan kulit Anda. Di antaranya adalah:
Mengabaikan kulit merah akibat pemakaian produk baru
Biasanya Anda akan mengganggap reaksi seperti kulit menjadi merah setelah memakai sebuah produk baru, pertanda krim sedang bekerja. Lalu Anda tetap meneruskannya. Padahal menurut ahli kulit, rasa gatal, kulit kemerahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kebiasaan Yang Membahayakan Kulit sendiri, ada beberapa hal kebiasaan yang ternyata justru dapat membahayakan kesehatan kulit Anda. Di antaranya adalah:</p>
<p><strong>Mengabaikan kulit merah akibat pemakaian produk baru</strong><br />
Biasanya Anda akan mengganggap reaksi seperti kulit menjadi merah setelah memakai sebuah produk baru, pertanda krim sedang bekerja. Lalu Anda tetap meneruskannya. Padahal menurut ahli kulit, rasa gatal, kulit kemerahan atau kulit terkelupas adalah reaksi buruk yang bisa menimbulkan proses penuaan. Jadi jika Anda saat ini sedang mencoba krim baru, perona mata, dan kulit Anda bereaksi, segera bilas dengan air dingin lalu dan oleskan pelembab.</p>
<p><em><strong>Deep Cleansing</strong></em><br />
Deep cleansing akhir-akhir ini banyak disarankan baik secara langsung atau tidak langsung. Padahal membersihkan kulit secara berlebihan bisa menyebabkan kulit terlalu kering dan menjadi tipis hingga menjadi sangat sensitif. Cara terbaik membersihkan kulit adalah dengan menggunakan pembersih khusus kemudian dibilas dengan waslap basah. Ini berlaku untuk s emua jenis kulit.</p>
<p><strong>Memencet jerawat</strong><br />
Meskipun gemas melihat jerawat di wajah, Anda harus menahan diri untuk tidak memencetnya. Memencet jerawat sangat tidak disarankan. Atasi jerawat dengan obat jerawat atau gunakan masker purifying untuk mengatasi jerawat. Jika jerawat Anda sudah matang, Anda bisa mengeluarkannya dengan lembut.</p>
<p>Caranya: Celup kapas pada teh chamomile. Tempelkan selama mungkin untuk melembutkan kulit. Balut ujung jari dengan tisu dan tekan pelan daerah sekitar jerawat sampai isi jerawat keluar. Oleskan antiseptik setelahnya, atau krim jerawat lagi.</p>
<p><strong>Mengoleskan pelembap berlebihan</strong><br />
Ada anggapan pemakaian pelembap membuat kulit menjadi semakin terlindungi. Padahal memakai pelembap berlebihan dapat membuat pori tersumbat dan kulit lebih rentan jerawat. Indikatornya Anda memakai pelembab terlalu banyak adalah jika muka Anda sembab dan dalam 15 menit setelah memakai pelembab, kulit Anda masih berminyak, yang berarti pelembab Anda tidak terserap lagi oleh kulit. Pelembab yang baik tidak harus kental, yang penting ringan, memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit dan dapat diserap secara mudah.</p>
<p><strong>Tidak membersihkan alat kecantikan</strong><br />
Kapan terakhir kali Anda mencuci alat make up Anda? Alat make up yang kotor dapat menyebabkan jerawat bahkan rambut berminyak. Cuci peralatan make up Anda, terutama yang menyentuh wajah Anda. Caranya: Cuci seminggu sekali dengan sampo bayi. Untuk aplikator seperti kuas, setelah Anda cuci, peras kuas, dan keringkan secara alamiah.</p>
<p><strong>Menggunting kutikula</strong><br />
Kutikula terkadang memang mengganggu sehingga Anda sering tergoda mengguntingnya atau menggigitinya. Tapi sebenarnya fungsi kutikula adalah melindungi kuku dengan menutup bagian yang terbuka antara kuku dan kulit. Jika Anda terlau sering mengguntingnya memperbesar resiko kuku baru. Jika kutikula Anda kering, lakukan cara ini: Sediakan baskom dengan air hangat. Tuang minyak zaitun secukupnya dan rendan jari-jari Anda selama 10 menit. Setelah itu gunakan stick manicure yang ujungnya berbalut karet untuk mendorong kutikula ke bagian dalam. Setelahnya, pijat dengan minyak almond atau krim khusus kutikula.</p>
<p><strong>Mencabut alis secara berlebihan</strong><br />
Bagi Anda yang mendambakan alis mencuat tinggi bak alis model-model, perlu tahu bahwa mencabut alis secara berlebihan tidak baik. Ada beberapa rambut alis yang jika sudah dicabut tidak akan menumbuh lagi. Kalaupun ingin mencabut alis, cabutlah rambut yang berada di bawah garis alis. Lalu tebalkan dengan pinsil alis secara tipis-tipis. Bagi Anda yang sudah terlanjur mencabut alisnya, buat alis dengan pensil alis. Lalu tambahkan perona mata dalam warna yang sama dengan kuas pada alis yang dibentuk</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/09/kebiasaan-yang-merusak-kulit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Anggap Remeh Stres</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/jangan-anggap-remeh-stres/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/jangan-anggap-remeh-stres/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 01:28:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=933</guid>
		<description><![CDATA[TERNYATA tidak hanya penyakit fisik saja yang menjadi pemicu timbulnya penyakit jantung, namun penyakit yang berhubungan dengan psikis menjadi satu faktor penyebabnya, yaitu depresi. Diketahui bahwa stres akan membuat pembuluh darah menyempit, tekanan darah meningkat, dan kadar kolesterol meningkat.
Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TERNYATA tidak hanya penyakit fisik saja yang menjadi pemicu timbulnya penyakit jantung, namun penyakit yang berhubungan dengan psikis menjadi satu faktor penyebabnya, yaitu depresi. Diketahui bahwa stres akan membuat pembuluh darah menyempit, tekanan darah meningkat, dan kadar kolesterol meningkat.</p>
<p>Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa. Orang yang mudah stres dua kali lipat lebih mudah terkena penyakit jantung. Dikatakan oleh ahli kejiwaan dari Rumah Sakit Internasional Omni Alam Sutera Tangerang, dr Andri SpKJ, pasien dengan riwayat depresi yang sering muncul mempunyai peningkatan rata-rata risiko kematian 4 sampai 5 kali setelah infark miokardium daripada yang tidak depresi. Depresi setelah infark miokard berhubungan dengan timbulnya infark kembali dan kematian.</p>
<p>Ketika semua faktor pemicu penyakit jantung bisa terkontrol, ternyata masih ada faktor lain yang bisa membuat jantung meradang. Faktor itu adalah depresi. Depresi ini pun merupakan faktor risiko yang tersendiri (independen) yang memicu munculnya penyakit jantung koroner pada pria dan wanita. ”Depresi dapat menyebabkan kematian tiba-tiba lewat kerja pada saraf vagus, yang berhubungan dengan detak jantung,” tuturnya.</p>
<p>Andri menjelaskan, depresi menyebabkan penurunan suatu zat dalam tubuh yang dinamakan serotonin. Penurunan kadar serotonin ini berhubungan dengan perubahan perlengketan platelet. Hal ini membuat orang yang depresi mempunyai kecenderungan plateletnya lengket di pembuluh darah (jantung).</p>
<p>Melihat hubungan yang sangat erat antara faktor psikologis dan penyakit jantung, maka jangan segan-segan untuk berkonsultasi dengan psikiater bidang psikosomatik yang banyak berhubungan dengan kasus-kasus demikian. ”Dengan penanganan stres dan depresi pada pasien jantung yang tepat, maka penanganan penyakit jantung pun akan semakin baik dan kualitas hidup pasien akan semakin meningkat,” sarannya.</p>
<p>Hubungan antara stres dan jantung juga pernah diungkap oleh ahli epidemiologi dari University College London, Tarani Chandola. Dalam penelitian yang melibatkan 10.000 responden itu terungkap bahwa stres memiliki peran lebih banyak terkait dengan perubahan biologis dibandingkan yang diperkirakan sebelumnya.</p>
<p>”Ini kali pertama penelitian yang melibatkan responden dalam jumlah besar tentang pengukuran efek stres terkait pekerjaan sehari-hari yang mengakibatkan penyakit jantung. Salah satu masalahnya adalah orang yang hidup skeptis dalam tekanan pekerjaan memengaruhi orang itu secara biologis,” ujar Tarani.</p>
<p>Stres bisa membuat kekacauan sistem internal tubuh yang berujung terganggunya kinerja jantung. Terganggunya kinerja jantung akan menyebabkan penumpukan dan menutup darah di saluran arteri, tekanan darah tinggi, dan menghancurkan sistem darah.</p>
<p>[okezone]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/jangan-anggap-remeh-stres/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Citra Diri Positif</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/membangun-citra-diri-positif/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/membangun-citra-diri-positif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 01:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[kantor]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=931</guid>
		<description><![CDATA[VIVAnews - Di tengah gempuran pemberitaan media  tentang maraknya kasus Luna Maya - Ariel - Cut Tari yang bertubi-tubi  belakangan ini, kita seperti diingatkan kembali tentang pencitraan diri.
Harga sebuah reputasi memang mahal. Secara marketing, seorang event  organizer akan segera menghitung berapa kerugian yang diderita  oleh trio Luna Maya - Ariel - [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>VIVAnews </strong>- Di tengah gempuran pemberitaan media  tentang maraknya kasus Luna Maya - Ariel - Cut Tari yang bertubi-tubi  belakangan ini, kita seperti diingatkan kembali tentang pencitraan diri.</p>
<p>Harga sebuah reputasi memang mahal. Secara marketing, seorang <em>event  organizer</em> akan segera menghitung berapa kerugian yang diderita  oleh trio Luna Maya - Ariel - Cut Tari secara fisik dan materi karena  kasus yang mendera mereka.</p>
<p>Menurut Amalia E. Maulana, Ph.D,  seorang Brand Consultant senior dari Etnomark Consulting, ibarat sebuah  merek produk, diri kita sendiri juga adalah sebuah merek yang harus  dijaga reputasinya. Bila reputasi sudah bagus dan terpercaya, seseorang  kemudian bisa merencanakan beberapa pengembangan diri agar cita-cita  hidup yang belum tercapai bisa segera diraih.</p>
<p>&#8220;Sebuah merek itu  mahal sekali, sama seperti sebuah pencitraan diri untuk seseorang. Maka  itu, kita perlu menjadikan diri sendiri lebih baik lagi sebagai seorang  profesional yang bernilai lebih di lingkungan mana pun kita berada,&#8221;  kata Amalia di Jakarta baru-baru ini. &#8220;Bukan cuma produk yang perlu  menjaga imej, diri seseorang juga perlu di-<em>branding</em> atau yang  disebut &#8216;I-Brand&#8217;.&#8221;</p>
<p>&#8216;I-Brand&#8217; atau &#8216;I&#8217; atau &#8216;Aku&#8217; sendiri seirama  dengan <em>personal brand</em>, yaitu diri seseorang adalah objek yang  dipromosikan. Dalam hal ini, bukan hanya tokoh tertentu atau <em>public  figure</em> yang bisa di-<em>branding</em>, seseorang yang ingin  meningkatkan citra diri juga bisa memanfaatkan &#8216;I-Brand&#8217; demi goal yang  hendak diraih dalam peningkatan karier atau mewujudkan mimpi-mimpi  pribadi.</p>
<p>Seseorang memang tidak harus menjadi selebriti atau <em>public  figure</em> untuk mempunyai sebuah &#8216;I-Brand&#8217; yang solid. Strateginya  adalah pembinaan diri untuk menajdi seseorang yang punya nilai tinggi di  mata rekan atau lingkungan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Strategi &#8216;I-Brand&#8217; yang  dikelola dengan baik, bisa menjadikan seseorang profesional lebih  bernilai di mata rekannya yang terdiri dari teman sekerja, atasan,  lingkungan di mana yang bersangkutan berada atau di mata para <em>head  hunter</em> di pasar tenaga kerja,&#8221; kata Amalia.</p>
<p>Mengelola  I-Brand memang tidak bisa dilakukan sambil jalan atau sekadarnya.  Perencanaan strategi yang baik serta pelaksanan yang disiplin akan  membuat tujuan yang direncanakan sampai pada waktunya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/membangun-citra-diri-positif/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bahayanya Facebook untuk Karir Anda</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/bahayanya-facebook-untuk-karir-anda/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/bahayanya-facebook-untuk-karir-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 01:27:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[gayahidup]]></category>

		<category><![CDATA[kantor]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[kerja]]></category>

		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=928</guid>
		<description><![CDATA[TEMPO Interaktif,  Jakarta -&#8221;Setiap orang  mencintai untuk membenci,&#8221; kata seorang blogger Pamela Rutledge  tentang situs jejaring sosial Facebook. Begitu meroketnya perkembangan  media sosial ini, yang seperti dilaporkan New York Times, telah  menyebar di seluruh penjuru dunia sampai tingkat yang jauh melebihi  prediksi.
Namun, banyak orang khawatir terkait dengan dampak  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #666666;"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>,  <span style="color: #666666;"><strong>Jakarta</strong></span> -&#8221;Setiap orang  mencintai untuk membenci,&#8221; kata seorang <em>blogger</em> Pamela Rutledge  tentang situs jejaring sosial Facebook. Begitu meroketnya perkembangan  media sosial ini, yang seperti dilaporkan<em> New York Times</em>, telah  menyebar di seluruh penjuru dunia sampai tingkat yang jauh melebihi  prediksi.</p>
<p>Namun, banyak orang khawatir terkait dengan dampak  negatif dari Facebook, seperti ancaman terhadap privasi, menurunnya  produktivitas pekerja karena banyak menghabiskan waktu di kantor untuk  ber-Facebook ria, atau menurunkan prestasi murid lantaran siswa lebih  getol ber-Facebook sehingga malas belajar.</p>
<p>Di balik kekhawatiran  itu, Facebook memberikan sejumlah manfaaf. Susan Krauss Whitbourne,  Ph.D., profesor psikologi di University of Massachusetts Amherst,  Amerika Serikat, di Psychology Today 13 Juli 2010, menceritakan berkat  Facebook seorang perempuan 88 tahun diundang ke acara Saturday Night  Live. Itu hanya salah satu manfaat di antara banyak kegunaan lain  seperti menjalin kembali kekerabatan di antara sanak famili,  teman-teman; atau untuk pemasaran bahkan mencetak tokoh publik.</p>
<p>Pada  masa lalu, penggunaan internet yang berlebihan&#8211;kata Susan&#8211; terutama  di kalangan remaja, dilihat sebagai tanda isolasi sosial, depresi, dan  kesepian. Tapi, arus sudah berubah, jejaringan sosial melalui Facebook  dianggap jauh lebih positif. Facebook bisa menjembatani jarak antara  remaja dan orangtua yang tinggal jauh darinya, atau dengan  teman-temannya, bahkan bisa mendekatkan hubungan dengan sanak keluarga.  Koneksi ini, kata Susan, selama mereka tidak melibatkan cyber-bullying  atau cyber-stalking, dapat meningkatkan tumbuhnya rasa identitas mereka.</p>
<p>Sebuah  penelitian tentang Facebook baru-baru ini memberikan sejumlah pandangan  psikologis yang berguna. Tim peneliti di Universitas Negeri Michigan,  Amerika Serikat, yang dipimpin Charles Steinfield, mengkaji mahasiswa  selama satu tahun. Peneliti menemukan bahwa mahasiswa yang merasa harga  dirinya rendah sebenarnya bisa mengambil manfaat dengan mengembangkan  hubungan dengan mahasiswa lain yang tidak rendah diri. Dan, Facebook ini  memungkinkan mereka untuk membentuk apa yang disebut peneliti sebagai  &#8220;modal sosial&#8221; dengan memberi mereka kepercayaan yang awalnya kurang  untuk membentuk jaringan dukungan.</p>
<p>Lantas, apa sumbangan Facebook  bagi dunia karir? Dengan jumlah pengguna aktif lebih dari 400 juta,  semua orang tahu bahwa ini merupakan sarana marketing yang kuat. Tapi,  bisa juga menjadi alat berbahaya. Sergey Novoselov, analisis senior pada  Kellogg Company, Chicago, Amerika Serikat, dalam artikelnya di  Resumemark.com edisi 13 Juli 2010, mengatakan jika Anda tidak cerdas  menggunakannya, Anda akan membuat kesalahan karir yang besar. Survei  menunjukkan sekitar 30 persen perusahaan menggunakan Facebook untuk  menyaring calon karyawan potensial.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, untuk  mendapatkan pekerjaan, orang mesti menulis curriculum vitae dan mengirim  surat lamaran. Kemudian ia menjalani wawancara kerja dengan baik dan  lulus pemeriksaan latar belakang. Kini, di era internet, ketika mesin  pencarian Google dapat mengungkapkan banyak informasi yang berbeda, Anda  harus berhati-hati terhadap apa yang Anda tulis di situs web jejaring  sosial. Kata Novoselov, jangan membuat kesalahan-kesalahan di Facebook  yang dapat merusak karir.</p>
<p>Berikut saran Novoselov, berkaitan  dengan penggunaan Facebook. Pertama: Jangan mem-posting foto yang tidak  pantas di profil publik akun Facebook Anda. Contohnya, foto-foto Anda  sedang mabuk di atas meja.</p>
<p>Kedua, jangan menuliskan di profil  Facebook tentang sesuatu yang tidak pantas mengenai perusahaan Anda saat  ini atau sebelumnya dan rekan kerja, bos Anda.<br />
Profil bisa  mengatakan banyak hal tentang seseorang dan juga tempat menampilkan  kepribadian Anda.</p>
<p>Ketiga, jangan mem-posting informasi yang  bertentangan dengan resume (<em>curriculum vitae</em>) Anda. Jika Anda  sedang mencari pekerjaan dan mengirimkan resume Anda ke kantor yang  berbeda, pastikan informasi di <em>resume</em> Anda sesuai dengan  informasi di profil Facebook Anda.</p>
<p>Keempat, tidak menuliskan di  status tentang sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan yang bernada  negatif. Jika Anda menulis sesuatu seperti: &#8220;Saya benci pekerjaan saya,  itu sangat membosankan.&#8221; Jangan kaget jika Anda menemukan nama Anda pada  daftar PHK.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/bahayanya-facebook-untuk-karir-anda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Kata Maaf Bertepuk Sebelah Tangan</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/saat-kata-maaf-bertepuk-sebelah-tangan/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/saat-kata-maaf-bertepuk-sebelah-tangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 02:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=924</guid>
		<description><![CDATA[SEBUAH ungkapan sederhana, &#8220;Aku minta maaf&#8221; diikuti perubahan sikap, rasanya cukup untuk mengakui kesalahan di hadapan kekasih. Upps, ternyata tak mudah mendapatkan maaf darinya.
Kesalahan Anda memang tidak ringan—selingkuh dengan temannya—, tapi Anda benar-benar sadar kesalahan itu tak boleh terulang lagi. Rasa cinta Anda pada si dialah yang menuntun Anda untuk memohon maaf.
Simak trik meminta maaf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SEBUAH ungkapan sederhana, &#8220;Aku minta maaf&#8221; diikuti perubahan sikap, rasanya cukup untuk mengakui kesalahan di hadapan kekasih. Upps, ternyata tak mudah mendapatkan maaf darinya.</p>
<p>Kesalahan Anda memang tidak ringan—selingkuh dengan temannya—, tapi Anda benar-benar sadar kesalahan itu tak boleh terulang lagi. Rasa cinta Anda pada si dialah yang menuntun Anda untuk memohon maaf.</p>
<p>Simak trik meminta maaf pada kekasih hati, seperti dibahas <em>Cosmopolitan</em>.</p>
<p><strong>Berikan dia waktu</strong></p>
<p>Anda mungkin merasa perlu membicarakan kelanjutan hubungan secepat mungkin, tetapi saran terbaik adalah tunda dulu dan beri waktu si dia untuk sendiri dan menenangkan diri. Ia perlu waktu untuk mempersiapkan diri dan berpikir matang hingga akhirnya mengambil tindakan tepat.</p>
<p><strong>Jangan berargumen</strong></p>
<p>Bahkan jika secara logis Anda dapat membuktikan bahwa Anda pantas dimaafkan, hal tersebut tidak akan membantu Anda untuk mendapatkannya. Malah, hanya akan merugikan.</p>
<p>Dan kalau maafnya sudah Anda dapat, tak perlu menyinggung masalah itu lagi di lain waktu dengan terus membuktikan Anda tidak salah. Pria tidak suka berargumen lebih daripada wanita.</p>
<p><strong>Serang egonya</strong></p>
<p>Ego pria memang tinggi, tapi saat Anda berhasil menyentilnya dengan lembut, ia akan bertekuk lutut. Pria juga tidak pernah kebal dengan pujian. Lakukan atau katakan hal baik padanya untuk membuat perasaannya baik. Cara ini sekaligus mengingatkannya untuk tidak marah pada Anda. Dan bagi pria, cara ini bisa semudah menertawakan leluconnya dan menjadi titik lemahnya.</p>
<p>[okezone]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/saat-kata-maaf-bertepuk-sebelah-tangan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sebelum Beralih Karir atau Pekerjaan</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/sebelum-beralih-karir-atau-pekerjaan/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/sebelum-beralih-karir-atau-pekerjaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 02:05:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[kantor]]></category>

		<category><![CDATA[karir]]></category>

		<category><![CDATA[kerja]]></category>

		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=926</guid>
		<description><![CDATA[TEMPO Interaktif,  Jakarta - Dibanding  beberapa dasawarsa lalu, sekarang ada kecenderungan orang berpindah  karir atau pekerjaan rata-rata tujuh kali dalam hidupnya. Bagi mereka  yang punya bakat, dorongan, dan ambisi, ada lebih banyak pilihan yang  tersedia. Walau demikian, banyak pula orang yang memilih menetap di  karirnya, di hanya satu perusahaan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #666666;"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>,  <span style="color: #666666;"><strong>Jakarta</strong></span> - Dibanding  beberapa dasawarsa lalu, sekarang ada kecenderungan orang berpindah  karir atau pekerjaan rata-rata tujuh kali dalam hidupnya. Bagi mereka  yang punya bakat, dorongan, dan ambisi, ada lebih banyak pilihan yang  tersedia. Walau demikian, banyak pula orang yang memilih menetap di  karirnya, di hanya satu perusahaan, sampai ia menjadi senior lalu  pensiun. Mungkin itu sebuah pilihan, loyalitas, atau mungkin karena  kurang dukungan dan kesempatan, atau bahkan mungkin mereka berada di  jalan buntun.</p>
<p>Bagi mereka yang punya banyak kesempatan dan bakat,  yang ingin beralih karir atau pekerjaan; Nisa Chitakasem, konsultan  karir dari Position Ignition, London, Inggris, menyarankan 10 hal  sebelum beralih pekerjaan.</p>
<p><strong>1. Investasi pada diri Anda  sendiri<br />
</strong><br />
Perjalanan ini sangat penting sehingga memberi  diri Anda sendiri waktu untuk mengerjakan semuanya. Anda akan  membutuhkan sejumlah besar pemikiran, pertimbangan, waktu, dan investasi  untuk membuat perubahan ini dengan baik dan untuk membuat perubahan  karir. Ada banyak tahap kunci dan titik balik untuk mempertimbangkan  agar meluangkan waktu untuk melakukannya.</p>
<p><strong>2. Dapatkan  Kejelasan</strong></p>
<p>Tanpa kejelasan nyata tentang apa yang ingin  Anda lakukan atau bagaimana mendapatkannya, mencapai penyelesaian apa  pun, atau mengendalikan masa depan Anda, akan sangat sulit. Oleh karena  itu sangat penting untuk bekerja mendapatkan kejelasan tentang apa  tujuan utama Anda dan bagaimana untuk mencapainya.</p>
<p><strong>3.  Membuat rencana aksi</strong></p>
<p>Cukup mengetahui apa yang Anda  inginkan tidak akan memastikan bahwa Anda mendapatkannya. Anda harus  jelas tentang rencana tindakan Anda dan bagaimana untuk melaksanakan apa  yang telah dirancang khusus untuk diri sendiri. Dapatkan  langkah-langkah pencapaian dengan jelas. Buatlah garis besar yang  kemudian bisa dipecah-pecah menjadi langkah-langkah yang dapat Anda  kerjakan melalui arah tujuan yang lebih besar. Hargai diri Anda sendiri  dan bangga pada diri Anda ketika Anda melewati setiap tahap dari rencana  Anda.</p>
<p><strong>4. Fokuskan energi Anda pada tugas</strong></p>
<p>Membuat  perubahan dan menemukan peran yang tepat tidak selalu mudah. Hal ini  bisa sulit, melelahkan, dan panjang. Anda harus tetap benar-benar  terfokus dan efisien di mana Anda mengerahkan energi Anda dan berusaha  untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Pastikan bahwa Anda berada  dalam kendali elemen penting dalam dunia Anda dan mampu mendorong maju  dengan karir dan kehidupan yang Anda pilih. Anda akan membutuhkan  ketekunan dan tekad untuk membantu. Menjadi pintar tentang bagaimana  Anda menghabiskan waktu Anda, sangat penting.</p>
<p><strong>5. Pahami  kekuatan Anda</strong></p>
<p>Mengenal diri sendiri lebih baik.  Identifikasi apa kekuatan utama Anda. Apa keterampilan yang telah Anda  pelajari? Semakin Anda mengenal diri Anda sendiri, Anda akan menjadi  lebih percaya diri, dan akan semakin baik mengenali peran yang tepat  bagi Anda, dan memproyeksikan diri Anda untuk mendapatkannya.</p>
<p><strong>6.  Bakar semangat</strong></p>
<p>Tanpa gairah nyata untuk sebuah peran  akan sulit mendapatkannya. Bahkan jika Anda mendapatkannya, Anda akan  sulit untuk mempertahankannya. Apa yang Anda inginkan di sini adalah  peran yang tepat. Ini berarti Anda harus benar-benar bergairah.</p>
<p><strong>7.  Tahu batas</strong></p>
<p>Buat dengan jelas tentang apa yang bekerja  dan apa yang tidak bekerja untuk Anda agar bahagia dapat diterobos.  Kedengarannya sederhana namun begitu banyak dari kita tidak benar-benar  meluangkan waktu untuk menyelesaikannya. Dalam setiap situasi kerja yang  berbeda, kita mungkin memiliki batas-batas yang berbeda.</p>
<p><strong>8.  Kelola dan tingkatkan hubungan</strong></p>
<p>Hal ini penting dari  semua aspek. Jika Anda belajar untuk mengatur hubungan Anda secara  efektif, Anda akan dapat mengontrol proses dan transisi ini. Anda akan  dapat mengelola keluarnya Anda dengan lancar dari peran Anda saat ini  atau peran lama Anda.</p>
<p>Pahami dari mana bos lama Anda berasal dan  dampak yang Anda miliki terhadap dirinya dan bagaimana Anda  berinteraksi benar-benar dapat mempengaruhi pekerjaan yang Anda  tinggalkan.</p>
<p><strong>9. Manfaatkan koneksi Anda </strong></p>
<p>Pelajari  cara jaringan dan memanfaatkan koneksi Anda secara efektif. Anda perlu  bekerja mengenali orang-orang yang dapat membantu Anda di sepanjang  jalan Anda.</p>
<p><strong>10. Bersihkan diri dari rintangan,  ketakutan, dan ketidakamanan</strong></p>
<p>Semua dari kita memiliki  rintangan, ketakutan, dan ketidakamanan pada satu tingkatan. Banyak dari  kita membiarkan mereka selama bertahun-tahun dalam diri kita. Namun,  jangan biarkan mereka menghentikan Anda. Jika Anda takut, oke, cuma  jangan biarkan hal itu mengambil alih dan mengendalikan apa yang Anda  lakukan atau tidak Anda lakukan. Jika ada sesuatu yang menghalangi Anda  bergerak maju, luangkan waktu dan tindakan untuk menghadapinya,  mengatasinya, dan menyelesaikannya. Ini tidak harus dilakukan sendiri.  Cari dukungan dari orang-orang di sekitar Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/sebelum-beralih-karir-atau-pekerjaan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rawat Bagian Intim dengan Vagina Spa</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/rawat-bagian-intim-dengan-vagina-spa/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/rawat-bagian-intim-dengan-vagina-spa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 02:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>

		<category><![CDATA[perawatan]]></category>

		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<category><![CDATA[seks]]></category>

		<category><![CDATA[seksual]]></category>

		<category><![CDATA[seksualitas]]></category>

		<category><![CDATA[sex]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=922</guid>
		<description><![CDATA[Vagina spa adalah salah satu cara untuk merawat daerah intim wanita.  Teknik ini sebenanya sudah dikenal sejak jaman kerajaan Jawa terdahulu.  Teknik yang dipakai adalah ratus.
Ratus adalah mengasapi area  Miss. V dengan berbagai ramuan wangi. Tujuannya untuk menghilangkan  lendir berlebih serta bau yang mengganggu di area intim perempuan.
Kini  seiring dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Vagina spa adalah salah satu cara untuk merawat daerah intim wanita.  Teknik ini sebenanya sudah dikenal sejak jaman kerajaan Jawa terdahulu.  Teknik yang dipakai adalah ratus.</p>
<p>Ratus adalah mengasapi area  Miss. V dengan berbagai ramuan wangi. Tujuannya untuk menghilangkan  lendir berlebih serta bau yang mengganggu di area intim perempuan.</p>
<p>Kini  seiring dengan perkembangan zaman, metode vagina spa semakin beragam.  Selain ratus, ada juga teknik penguapan dengan ramuan herbal dan aneka  minyak esensial.</p>
<p>Vagina spa tak hanya dapat berfungsi untuk  menghilangkan lendir berlebih, namun juga membersihkan v-area dari  berbagai bakteri menempel serta jamur yang menimbulkan keputihan. Selain  itu, otot-otot disekitar Miss. V pun akan menjadi lebih kencang,  sehingga hubungan Anda dan pasangan menjadi lebih hangat.</p>
<p>Perawatan  ini kini bisa dengan mudah Anda dapatkan di salon atau klinik-klinik  kecantikan.</p>
<p>[wolipop]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/rawat-bagian-intim-dengan-vagina-spa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>5 Musuh Bibir Sehat</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/5-musuh-bibir-sehat/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/5-musuh-bibir-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 02:07:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[bibir]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=919</guid>
		<description><![CDATA[
1. Pasta gigi yang mengandung deterjen
Hindari  menggunakan pasta gigi yang mengandung deterjen. Deterjen dapat membuat  area sekitar bibir menjadi kering. Selain itu, ganti pasta gigi secara  teratur untuk menghindari tumbuhnya bakteri.
2. Kopi
Kandungan  minuman yang mengandung kafein membuat mulut dan bibir menjadi kering.  Apalagi jika Anda kecanduan minum kopi, lebih baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
1. Pasta gigi yang mengandung deterjen</strong><br />
Hindari  menggunakan pasta gigi yang mengandung deterjen. Deterjen dapat membuat  area sekitar bibir menjadi kering. Selain itu, ganti pasta gigi secara  teratur untuk menghindari tumbuhnya bakteri.</p>
<p><strong>2. Kopi</strong><br />
Kandungan  minuman yang mengandung kafein membuat mulut dan bibir menjadi kering.  Apalagi jika Anda kecanduan minum kopi, lebih baik kurangi konsumsi kopi  setiap harinya.<br />
<strong><br />
3. Lipstik yang mengandung banyak bahan  kimia</strong><br />
Lebih baik Anda menggantinya dengan kandungan  emollient yang berbahan alami serta mengandung pelembab.</p>
<p><strong>4.  Makanan pedas, asam dan asin</strong><br />
Hindari mengkonsumsi makanan  tersebut terlalu banyak. Pedas, asam dan asin akan menyebabkan iritasi  pada bibir, sehingga menjadi lebih kering dan mudah pecah-pecah.</p>
<p><strong>5.  Merokok dan minum alkohol</strong><br />
Karena bahan kimia yang terdapat  pada rokok dapat menyebabkan warna hitam pada bibir. Sedangkan alkohol  dapat membuat dehidrasi yang berakibat bibir menjadi kering.</p>
<p>[wolipop]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/5-musuh-bibir-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Lain Makan Sayur</title>
		<link>http://impormasi.web.id/2010/08/cara-lain-makan-sayur/</link>
		<comments>http://impormasi.web.id/2010/08/cara-lain-makan-sayur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 02:06:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adham Somantrie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://impormasi.web.id/?p=916</guid>
		<description><![CDATA[VIVAnews - Semua orang tahu sayuran itu makanan kaya  nutrisi dan serat. Sayangnya, tidak semua orang menjadikan sayuran  sebagai konsumsi hariannya. Terbukti, delapan dari 10 orang di seluruh  dunia tidak rutin makan sayur, seperti dikutip dari Times of India.
Padahal,  banyak penelitian menyatakan, selain dikonsumsi sebagai lauk, sayuran  yang diolah menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>VIVAnews </strong>- Semua orang tahu sayuran itu makanan kaya  nutrisi dan serat. Sayangnya, tidak semua orang menjadikan sayuran  sebagai konsumsi hariannya. Terbukti, delapan dari 10 orang di seluruh  dunia tidak rutin makan sayur, seperti dikutip dari Times of India.</p>
<p>Padahal,  banyak penelitian menyatakan, selain dikonsumsi sebagai lauk, sayuran  yang diolah menjadi jus juga bisa menjadi asupan selingan menyehatkan.  Para peneliti dari University of California, AS, mengungkapkan,  penambahan jus sayuran sebagai menu diet merupakan strategi ampuh agar  masyarakat rajin mengonsumsi sayur, sehingga memebuhi kebutuhan serat  harian. Pasalnya, idealnya per hari dianjurkan untuk mengonsumsi sayur  minimal 4 porsi.</p>
<p>Menjadikan jus sayuran sebagai makanan selingan  ternyata lebih berhasil daripada pendekatan yang berfokus pada  pendidikan gizi, atau menawarkan konseling diet dengan cara-cara untuk  meningkatkan asupan sayur.</p>
<p>Untuk penelitian ini, tim merekrut  orang dewasa berusia 40-65 tahun. Para responden ini diminta minum  setidaknya dua cangkir jus sayuran per hari. Hasilnya, mereka yang minum  1-2 gelas per hari, tekanan darahnya turun secara signifikan. Para  responden juga mengaku, meski hanya minum jus sayur, mereka merasa telah  menjalani gaya hidup sehat.</p>
<p>&#8220;Minum jus sayuran ini ampuh  mengubah kebiasaan jarang makan sayur, menjadi teratur makan sayur dalam  jangka panjang,&#8221; kata rekan penulis studi Dr Carl Keen, Profesor  Penyakit Dalam di University of California.</p>
<p>Dr Keen juga  menambahkan, sayuran yang bisa untuk dijadikan jus antara lain, seledri,  bit, wortel, caisim, brokoli, ketimun dan bayam.</p>
<p>&#8220;Selain bisa  menurunkan berat badan dan memenuhi kebutuhan serat, jus sayuran juga  bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan usus.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://impormasi.web.id/2010/08/cara-lain-makan-sayur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
